HOTLINE 0812 90090011 - 0838 2020 1111 - 0812 2060 2011 csmqtravel@mqtravel.co.id

Persiapan Sepuluh Hari Bulan Dzulhijjah

1. Memperbanyak bacaan Al-Qur’anul Karim dan bagilah menjadi 3 metode: a. Setiap hari 1 Juz b. Setiap hari 2 Juz c. Menghatamkan Al-Qur’an dalam 10 hari 2. Bergegas untuk menghadiri Shalat lima waktu dan menyibukkan diri dengan ketaatan sebagai berikut: Melazimkan do’a (اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ) Basahilah lisan dengan dzikir kepada Allah seperti mengucapkan (سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ) karena hal itu di sukai Allah dan dapat memberatkan timbangan 3. Jangan lupa shalat-shalat sunnah sepanjang 10 hari bulan dzulhijjah Shalat dhuha Shalat fajar Shalat rawatib 4. Hidupkanlah waktu-waktu penting dengan Dzikir,Do’a,Istighfar,Shalawat kepada Nabi dan membaca Al-Qur’an yaitu: Sebelum terbit matahari khususnya Istighfar dan Shalawat Setelah Shalat Shubuh khususnya Dzikir pagi Setelah shalat ashar sampai shalat maghrib khususnya dzikir sore 5. Peringatkanlah sekitarmu dari keluarga,kerabat dan teman-teman dengan keutamaan beramal shalih di 10 hari ini dan bagimu pahala karna mengingatkan,sebab peringatan bermanfaat bagi orang yang beriman (Walaupun Via WhatsApp) 6. Perbanyaklah puasa di 10 hari ini kecuali di hari Raya, karna sesungguhnya puasa di 10 hari ini tidak sama pahalanya, Allah berfirman dalam hadist qudsi “ Puasa ini untukku dan aku yang akan membalasnya) 7. Bersungguh-sungguh dengan ucapan yang kita harapkan pahalanya dari Allah seperti : Tahlil,Tahmid,Takbir,Tasbih,Hawqolah,Istighfar,Kalimat yang baik,Amar Ma’ruf Nahi Mungkar,Shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,Mengadakan perdamaian diantara manusa, Allah berfirman yang artinya (Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.) 8. Perbanyaklah mengucap (سُبْحَانَ اللّهِ – والْحَمْدُللّهِ – وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ – وَ اللّهُ اَكْبَرُ) pada 10 hari ini baik ketika sendiri,dengan keluarga atau dengan sahabatmu....
Dzikir Gerbang Pertolongan Alloh

Dzikir Gerbang Pertolongan Alloh

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Dialah Dzat Yang Maha Kuasa atas segalanya, tiada yang mampu menciptakan seluruh alam ini dengan segala isinya dan mengurusnya selain Alloh Swt. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw. Hidup akan terasa berat manakala kita tidak mendapat pertolongan Alloh Swt. Kalau Alloh menolong kita, maka hidup akan terasa ringan dan mudah. Sedangkan kalau Alloh tidak menolong kita, maka sesederhana apapun kejadian dalam hidup ini maka akan terasa berat dan besar. Karena sesungguhnya “Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah”, makhluk itu tiada daya dan tiada upaya kecuali atas pertolongan Alloh Swt. Salah satu gerbang pertolongan Alloh yang memiliki derajat sangat tinggi adalah dzikrulloh. Inilah amalan terbaik, amalan yang paling mensucikan, amalan yang paling meninggikan derajat, amalan yang lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, amalan yang lebih baik dari membunuh atau terbunuh dalam jihad di jalan Alloh, itu dzikrulloh ta’ala. Karena seluruh perintah dan larangan Alloh, muaranya adalah untuk ingat kepada Alloh yang berbuah kepatuhan, ketaatan dan kepasrahan kepada-Nya. Jadi, kualitas seseorang itu tergantung kualitas dzikirnya. Semakin banyak dzikirnya, maka semakin tinggi kedudukannya di hadapan Alloh Swt. Karena Alloh Swt. berfirman, “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al Baqoroh [2] : 152) Orang yang paling spesial di hadapan Alloh sehingga Alloh mengingatnya adalah orang yang paling banyak dzikrulloh. Sedangkan semakin jauh dari dzikir, maka semakin tidak spesial dia di hadapan Alloh, dan semakin jauh dari pertolongan-Nya. Semakin banyak dzikir, semakin dimudahkan oleh Alloh agar hatinya menjadi tentram. Sedangkan, semakin jauh dari dzikir, maka semakin mudah hatinya diselimuti kegalauan dan kegelisahan. Demikianlah...
MILIKILAH AKHLAK MULIA

MILIKILAH AKHLAK MULIA

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym ) Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt., Dzat Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana. Dialah Alloh yang tiada pernah berhenti melimpahkan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Hanya kepada Alloh kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita akan kembali. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw. Saudaraku, krisis terbesar yang melanda umat manusia bukanlah krisis politik, bukan krisis ekonomi, bukan krisis hukum. Krisis terbesar dan paling berbahaya yang melanda manusia adalah krisis akhlak! Rosululloh Saw. bersabda, “Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak.” (HR. Ahmad) Ada orang yang baru saja dapat keberuntungan yang besar, kemudian dia segera melampiaskan kegembiraannya dengan berfoya-foya di tempat hiburan malam sambil minum minuman keras, nongkrong sampai pagi dan tidak mempedulikan batasan antar lawan jenis. Ini adalah gambaran akhlak yang buruk. Sementara di tempat yang lain, ada orang yang mirip yaitu mendapat keberuntungan yang sangat besar, kemudian dia mengekspresikan kegembiraannya dengan spontan sujud syukur memuji Alloh Swt. Kemudian, dia datangi mushola untuk sholat sunnah dan berterimakasih kepada Alloh, “Ya Alloh, terimakasih telah memampukan hamba meraih pencapaian ini.” Akhlak mulia adalah buah dari tauhid yang bersih dan ibadah yang benar. Bagaikan sebatang pohon, akhlak adalah buahnya. Saripati makanan yang baik yang diserap oleh akar, akan menghasilkan buah yang ranum dan manis. Namun, jika saripati makanan yang diserap akar adalah hal-hal yang kotor, bercampur limbah, maka jangankan berbuah, pohon itu malah akan kering dan mati. Tak ada manusia yang tak menyukai akhlak mulia. Setiap orangtua, senang jika anaknya berakhlak mulia. Setiap anak, gembira jika orangtuanya berakhlak mulia. Pun demikian guru, bahagia jika murid-muridnya berakhlak mulia, begitu juga sebaliknya....

KURBAN BUKTI KETAUHIIDAN

Kurban Bukti KetauhiIdan KH. Abdullah Gymnastiar “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS Ath Thalaaq [65]: 2-3) Semakin yakin kepada Allah, semakin ringan pula untuk melakukan apa saja yang disukai Allah. Jadi, kemampuan seseorang baik harta, tenaga, waktu dan pikiran, sangat berbanding dengan tingkat ketauhidannya. Semakin yakin kepada Allah, maka semakin ringan dan semakin melimpah kebaikan. Sebaliknya, semakin kurang yakin kepada Allah, semakin pelit dan banyak perhitungan. Ibadah kurban yang diawali oleh Nabi Ibrahim intinya merupakan kepatuhan kepada Allah. Orang cenderung berat untuk melepas apa yang merasa miliknya. Padahal, apa yang dititipkannya tersebut semata-mata hanya titipan belaka. Ujian dari Allah dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban. Ketika dia berhasil melepaskan rasa memiliki yang diganti dengan kepatuhan kepada Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. “Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” (QS Ath-Thalaq [65]: 5) Dan terbukti pengorbanan yang dilakukan Nabi Ibrahim menjadi kebaikan yang terus menerus dilakukan sampai sekarang. Menjadi salah satu bukti kecintaan seorang hamba kepada Rabbnya. Lepaskanlah rasa memiliki. Mulailah meyakini segalanya hanya titipan Allah. Sebagai ujian dari Allah, dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban oleh-Nya. Dan apabila Allah memerintahkan sesuatu yaitu berkurban, maka titipan tersebut dapat menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah. Allah tidak akan pernah menyia-siakan pengorbanan sekecil apa pun yang dilakukan oleh hamba-Nya. Yakin, Allah akan membalas semuanya dengan karunia yang lebih baik. Sabar, ikhlas, taat, dan bertawakal hanya karena Allah semata. “… Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan segala (keperluan)nya …”...
JIKA ALLAH BERKEHENDAK

JIKA ALLAH BERKEHENDAK

Sahabat yang baik, setelah satu bulan penuh seluruh ummat Muslim bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadahan yang telah berlalu, kini jutaan ummat muslim di Dunia akan kembali berbahagia dengan datangnya bulan haji, banyak ummat muslim yg menunggu undangan Allah di bulan ini untuk menunaikan ibadah haji, mereka bersabar menunggu puluhan tahun serta berkorban harta dan jiwa, agar berkesempatan memenuhi undangan Allah ini. Setiap Perjalanan Haji dan Umroh, pasti ada pengalaman rohani yang menjadikan orang tersebut semakin yakin akan kebesaran Allah, dalam kesempatan ini mari kita baca salah satu pengalaman rohani sahabat kita Lukman pada saat melaksankan Ibadah haji, mudah-mudahan menjadi jalan semakin yakinnya kita atas kebesaran Allah.. JIKA ALLAH BERKEHENDAK TIDAK ADA YANG MUSTAHIL.. Sebelum menuju Makkah ibu dari Lukman berpesan nanti kalau di Makkah temui H. Dulloh orang Kreo teman ibunya diwaktu kecil yg skrg tinggal di Makkah, Lukman bilang orang di Mekkah jutaan bagaimana mencarinya, apalagi kenal muka juga enggak…, lalu orang tuanya bilang ” orangnya tinggi badannya besar…!” Sepertinya mustahil bisa menemui orang itu karena ada jutaan orang di Mekkah, tidak mengenal orangnya, tdk tau alamat, nomor tlp dll, hanya NAMA. Setelah 2 hari di Mekkah pagi hari Lukman sarapan bersama Ust. Ade Badri di Indian Food daerah Ma’la, ada seseorang yg menenteng belanjaan makanan mau pulang tiba-tiba bertanya ke Ust. Ade Badri, ” Itu Cincin beli di Mekkah..?” ” Bukan, ini dari Banten jawab Ust. Ade Badri, lalu terjadilah obrolan dan menanyakan asal masing2, pria itu bilang dari Malaysia tp asli Cipadu, lalu Lukman tersentak kaget karena dia juga dari Cipadu dan bilang saya juga Cipadu pak, dan menyebut nama kakeknya orang itu kenal lalu...