HOTLINE 0812 90090011 - 0838 2020 1111 - 0812 2060 2011 csmqtravel@mqtravel.co.id

Jalan Menuju Taubat

Alhamdulillah. Puji dan syukur hanya kepada Alloh Swt., Dzat Yang Maha Memiliki dan Maha Mengurus seluruh alam ini. Alloh yang menciptakan kita dan hanya kepada Alloh kita pasti akan kembali. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw. Alloh Swt. berfirman, “..dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Alloh, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nuur [24] : 31) Saudaraku, banyak peristiwa yang tidak diguna terjadi dalam keseharian kita. Di antara peristiwa-peristiwa itu tidak sedikit yang mengejutkan kita karena mengingatkan kita pada kejadian di masa lalu yang hampir kita lupakan. Dan, di antara peristiwa-peristiwa itu boleh jadi ada yang mengakibatkan dosa. Misalnya, kita jadi teringat jika sewaktu masih sekolah tingkat SMU, kita pernah mencuri buah mangga bersama teman-teman, atau kita pernah menjahili seseorang, atau kelakuan lainnya yang merugikan orang lain. Padahal saat itu kita sudah baligh dan setiap amal kita sudah dicatat untuk dipertanggungjawabkan kelak. Nah, fenomena seperti itu, yaitu saat kita diingatkan kembali akan dosa-dosa kita yang hampir terlupakan oleh kita, merupakan karunia Alloh Swt. Karena hal ini menjadi pembuka jalan untuk kita bertaubat atas dosa-dosa di masa lalu yang belum sempat kita taubati. Sedangkan semakin kita memperbanyak taubat akan semakin bening bersih hati kita. Semakin bersih hati, maka semakin selamat dan bahagia menjalani hidup ini. Maasyaa Alloh. Karea kasih sayang Alloh-lah kita bertemu dengan berbagai kejadian yang mengingatkan kita pada dosa-dosa kita. Karena biasanya manusia akan lebih fokus pada keburukan orang lain pada dirinya, sementara ia abai terhadap keburukan dirinya sendiri kepada orang lain. Padahal inilah sumber masalah terbesar dalam hidup kita, yaitu manakala kita tidak serius memeriksa diri, memeriksa amal perbuatan dan lalai dalam...

Jangan Sibuk Dengan Penilaian Makhluk

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Baik, melimpahkan petunjuk kepada kita sehingga kita tidak termasuk orang-orang yang tersesat dalam menjalani hidup di dunia ini. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw. Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa seseorang pernah berkepada kepada Rosululloh Saw., “Wahai Rosululloh, sesungguhnya aku sewaktu-waktu melakukan amal kebaikan dengan niat karena Alloh, namun sementara itu aku juga ingin agar amalku dilihat oleh orang lain.” Mendengar pernyataan ini Rosululloh Saw. pun diam, tidak memberikan jawaban sedikitpun sehingga Alloh Swt. menurunkan ayat kepada beliau, “Barangsiapa mengharapkan perjumpaan dengan Robb-nya maka hendaklah ia melakukan amal sholih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Robb-nya.” (QS. Al Kahfi [18] : 110) Jika kita mendambakan kehidupan yang tenang dan bahagia, berjumpa dengan Alloh Swt., maka hendaklah kita menjauhi perubatan syirik. Baik itu yang tergolong syirik besar maupun syirik kecil seperti riya’ atau berharap amal dilihat dan dipuji orang lain. Karena sesungguhnya syirik merupakan kezholiman yang besar. Walaupun seseorang beramal kebaikan yang sangat besar dalam ukuran manusia, walaupun seseorang berdakwah dengan sangat fasih dan sangat lengkap dengan dalil-dalil Al Quran dan As Sunnah namun jika di dalam hatinya yang ada adalah harapan agar dilihat dan dipuji makhluk maka sia-sialah amalnya itu, bahkan bisa menyeretnya ke dalam neraka. Demikianlah bahaya dari mencari penilaian makhluk. Padahal sehebat apapun manusia memuji kita, sebesar apapun manusia memberi penghargaan kepada kita, semua itu tidak ada-apanya dibandingkan dengan penilaian hakiki dari Alloh Swt. Apa artinya penilaian makhluk jika di hadapan Alloh kita tidak berharga, apa artinya pujian makhluk jika dalam penilaian makhluk kita tidak terpuji. Sedangkan barangsiapa yang mendapat kedudukan tinggi di...

Persiapan Sepuluh Hari Bulan Dzulhijjah

1. Memperbanyak bacaan Al-Qur’anul Karim dan bagilah menjadi 3 metode: a. Setiap hari 1 Juz b. Setiap hari 2 Juz c. Menghatamkan Al-Qur’an dalam 10 hari 2. Bergegas untuk menghadiri Shalat lima waktu dan menyibukkan diri dengan ketaatan sebagai berikut: Melazimkan do’a (اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ) Basahilah lisan dengan dzikir kepada Allah seperti mengucapkan (سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ) karena hal itu di sukai Allah dan dapat memberatkan timbangan 3. Jangan lupa shalat-shalat sunnah sepanjang 10 hari bulan dzulhijjah Shalat dhuha Shalat fajar Shalat rawatib 4. Hidupkanlah waktu-waktu penting dengan Dzikir,Do’a,Istighfar,Shalawat kepada Nabi dan membaca Al-Qur’an yaitu: Sebelum terbit matahari khususnya Istighfar dan Shalawat Setelah Shalat Shubuh khususnya Dzikir pagi Setelah shalat ashar sampai shalat maghrib khususnya dzikir sore 5. Peringatkanlah sekitarmu dari keluarga,kerabat dan teman-teman dengan keutamaan beramal shalih di 10 hari ini dan bagimu pahala karna mengingatkan,sebab peringatan bermanfaat bagi orang yang beriman (Walaupun Via WhatsApp) 6. Perbanyaklah puasa di 10 hari ini kecuali di hari Raya, karna sesungguhnya puasa di 10 hari ini tidak sama pahalanya, Allah berfirman dalam hadist qudsi “ Puasa ini untukku dan aku yang akan membalasnya) 7. Bersungguh-sungguh dengan ucapan yang kita harapkan pahalanya dari Allah seperti : Tahlil,Tahmid,Takbir,Tasbih,Hawqolah,Istighfar,Kalimat yang baik,Amar Ma’ruf Nahi Mungkar,Shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,Mengadakan perdamaian diantara manusa, Allah berfirman yang artinya (Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.) 8. Perbanyaklah mengucap (سُبْحَانَ اللّهِ – والْحَمْدُللّهِ – وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ – وَ اللّهُ اَكْبَرُ) pada 10 hari ini baik ketika sendiri,dengan keluarga atau dengan sahabatmu....

KURBAN BUKTI KETAUHIIDAN

Kurban Bukti KetauhiIdan KH. Abdullah Gymnastiar “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS Ath Thalaaq [65]: 2-3) Semakin yakin kepada Allah, semakin ringan pula untuk melakukan apa saja yang disukai Allah. Jadi, kemampuan seseorang baik harta, tenaga, waktu dan pikiran, sangat berbanding dengan tingkat ketauhidannya. Semakin yakin kepada Allah, maka semakin ringan dan semakin melimpah kebaikan. Sebaliknya, semakin kurang yakin kepada Allah, semakin pelit dan banyak perhitungan. Ibadah kurban yang diawali oleh Nabi Ibrahim intinya merupakan kepatuhan kepada Allah. Orang cenderung berat untuk melepas apa yang merasa miliknya. Padahal, apa yang dititipkannya tersebut semata-mata hanya titipan belaka. Ujian dari Allah dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban. Ketika dia berhasil melepaskan rasa memiliki yang diganti dengan kepatuhan kepada Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. “Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” (QS Ath-Thalaq [65]: 5) Dan terbukti pengorbanan yang dilakukan Nabi Ibrahim menjadi kebaikan yang terus menerus dilakukan sampai sekarang. Menjadi salah satu bukti kecintaan seorang hamba kepada Rabbnya. Lepaskanlah rasa memiliki. Mulailah meyakini segalanya hanya titipan Allah. Sebagai ujian dari Allah, dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban oleh-Nya. Dan apabila Allah memerintahkan sesuatu yaitu berkurban, maka titipan tersebut dapat menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah. Allah tidak akan pernah menyia-siakan pengorbanan sekecil apa pun yang dilakukan oleh hamba-Nya. Yakin, Allah akan membalas semuanya dengan karunia yang lebih baik. Sabar, ikhlas, taat, dan bertawakal hanya karena Allah semata. “… Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan segala (keperluan)nya …”...
JIKA ALLAH BERKEHENDAK

JIKA ALLAH BERKEHENDAK

Sahabat yang baik, setelah satu bulan penuh seluruh ummat Muslim bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadahan yang telah berlalu, kini jutaan ummat muslim di Dunia akan kembali berbahagia dengan datangnya bulan haji, banyak ummat muslim yg menunggu undangan Allah di bulan ini untuk menunaikan ibadah haji, mereka bersabar menunggu puluhan tahun serta berkorban harta dan jiwa, agar berkesempatan memenuhi undangan Allah ini. Setiap Perjalanan Haji dan Umroh, pasti ada pengalaman rohani yang menjadikan orang tersebut semakin yakin akan kebesaran Allah, dalam kesempatan ini mari kita baca salah satu pengalaman rohani sahabat kita Lukman pada saat melaksankan Ibadah haji, mudah-mudahan menjadi jalan semakin yakinnya kita atas kebesaran Allah.. JIKA ALLAH BERKEHENDAK TIDAK ADA YANG MUSTAHIL.. Sebelum menuju Makkah ibu dari Lukman berpesan nanti kalau di Makkah temui H. Dulloh orang Kreo teman ibunya diwaktu kecil yg skrg tinggal di Makkah, Lukman bilang orang di Mekkah jutaan bagaimana mencarinya, apalagi kenal muka juga enggak…, lalu orang tuanya bilang ” orangnya tinggi badannya besar…!” Sepertinya mustahil bisa menemui orang itu karena ada jutaan orang di Mekkah, tidak mengenal orangnya, tdk tau alamat, nomor tlp dll, hanya NAMA. Setelah 2 hari di Mekkah pagi hari Lukman sarapan bersama Ust. Ade Badri di Indian Food daerah Ma’la, ada seseorang yg menenteng belanjaan makanan mau pulang tiba-tiba bertanya ke Ust. Ade Badri, ” Itu Cincin beli di Mekkah..?” ” Bukan, ini dari Banten jawab Ust. Ade Badri, lalu terjadilah obrolan dan menanyakan asal masing2, pria itu bilang dari Malaysia tp asli Cipadu, lalu Lukman tersentak kaget karena dia juga dari Cipadu dan bilang saya juga Cipadu pak, dan menyebut nama kakeknya orang itu kenal lalu...
SPARKLING KOREA

SPARKLING KOREA

Hari 1: JAKARTA – INCHEON Hari 2: INCHEON – NAMI ISLAND – MT. SORAK (–/MS/MM) Nami Island – Mount Sorak – Shinheungsa Temple  & Gwongeumseong Fortress – Great Bronze Budha. Hotel : Sorak Pine (Resort) / Setaraf Hari 3: MT.SORAK – SEOUL (MP/ MS/–) Gyeongbok Palace – National Folk Museum – melewati Blue House Presidential Palace – Kimchi School – Singgah ke Gingseng Outlet, Cosmetic Outlet, Duty Free Shop – Myeongdong Fashion Street. Hotel : The M Hotel / Setaraf *3 Hari 4: SEOUL (MP/MS/–) Itaewon Shopping Street – Itaewon Mosque – Singgah di Healthy Red Pine Shop, Hoganbo, Healty Gem&Diamond Duty Free Shop – Dongdaemun Market. Hotel : The M Hotel / Setaraf *3 Hari 5: SEOUL – JAKARTA (MP/–/–) Harga Termasuk 1. Ticket PP Ekonomi Class 2. Akomodasi sesuai dengan acara di atas 3. Makan, Tour & Transfer sesuai dengan acara di atas 4. Tour Leader dari Jakarta (min. 15 orang) 5. Jakarta Airport Tax Harga Tidak Termasuk 1. Int’l Apt Tax, Fuel Surcharge & Flight Insurance 2. Biaya Pribadi: Telephone, mini bar, laundry dan lain- lain 3. Tips untuk Local Guide, Supir & Tour Leader dari Jakarta : USD 30/orang 4. Visa Korea Keterangan • Jadwal perjalanan dapat berubah sewaktu – waktu disesuaikan dengan konfirmasi hotel dan penerbangan domestik jika ada • Harga, Airport Tax & Fuel Surcharge dapat berubah sewaktu-waktu dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya • Tempat tidur di Hotel area Mt. Sorak berupa Tradisional Style (Ondol) / Western Style (Bed), tergantung dari ketersediaan jenis kamar saat check in. (Tidak tersedia TWIN BED) • HALAL FOOD (Vegetarian / Seafood) selama Perjalanan kecuali Hotel Breakfast (Mt. Sorak disediakan NO PORK...